Build your Leadership within. Find the best You and do Actions to change your future. 3MinutesLeader will be your partner in developing your True You by Neuroscience approach. Be YOU. Be the Best You!
Tuesday, October 24, 2017
Tuesday, July 18, 2017
Menepati Janji
Ceritanya hari ini saya mempunyai jadwal interview dengan salah satu kandidat untuk ditempatkan di salah satu gerai makanan. Jadwal bertemu jam 09.00 di salah satu mall dan tentu saja kandidat tersebut sudah mengiyakan untuk datang. Dan seperti biasanya, saya akan berusaha datang lebih awal 15 menit dari waktu yang ditentukan. Ini adalah cara saya menghargai waktu orang lain, siapapun mereka.
Tiba pukul 09.00 saya menginformasikan kepada kandidat tersebut kalau saya sudah menunggunya di lokasi xxx supaya yang bersangkutan tidak tersesat. Ini yang saya sayangkan hari ini. Sampai satu jam dari waktu yang ditetapkan, yang bersangkutan tidak memberi informasi apapun bahkan tidak mengangkat telepon ketika saya hubungi (semoga yang bersangkutan tidak terkena musibah makanya tidak menghubungi atau mereply wa saya).
Tiba pukul 09.00 saya menginformasikan kepada kandidat tersebut kalau saya sudah menunggunya di lokasi xxx supaya yang bersangkutan tidak tersesat. Ini yang saya sayangkan hari ini. Sampai satu jam dari waktu yang ditetapkan, yang bersangkutan tidak memberi informasi apapun bahkan tidak mengangkat telepon ketika saya hubungi (semoga yang bersangkutan tidak terkena musibah makanya tidak menghubungi atau mereply wa saya).
Tuesday, June 20, 2017
Sudah Tuluskah Saya?
Beberapa hari lalu saya terlibat percakapan panjang bersama hair stylist langganan saya di bilangan Pondok Indah. Dari membicarakan politik, potongan rambut, makanan, sampai soal ekonomi Indonesia yang rasanya tidak kunjung membaik yang ujung - ujungnya PHK terutama untuk level tertentu di banyak perusahaan.
Wednesday, June 14, 2017
Ekselen itu....
Kalau pernah dengar kata "ekselen", apa yang ada dibenak kamu? .... Kita seringkali mendengar atau mungkin dari kita sendiri yang memgucapkan kata "ekselen" ini.
Monday, May 29, 2017
Mentalitas Gurita
Pernah lihat hewan yang bernama gurita? Bagi saya hewan ini merupakan hewan yang menarik dan sedikit misterius. Dan sang gurita adalah salah satu hewan yang mampu berevolusi sehingga masih ada sampai hari ini. Tentu saja, sama seperti kita, setiap hewan mengembangkan kapasitas dan kemampuannya untuk mampu bertahan hidup ditengah - tengah kompetisi yang luar biasa.
Tuesday, May 23, 2017
Seni Komunikasi: Bagaimana Saya Mempengaruhi Orang Lain?
Tuesday, May 9, 2017
Be Mindful!
Kondisi tenang "mindful" kelihatanya menjadi sebuah ide yang luar biasa pada situasi sekarang yang semakin cepat, agresif dan cukup bising dengan segala
Tuesday, May 2, 2017
Connect Your Dots!
Wednesday, April 26, 2017
Membangun Mentalitas Kecoa
Bila ada pertanyaan binatang apa yang mampu hidup di berbagai kondisi lingkungan, maka jawabannya adalah kecoa. Kenapa? Seekor kecoa mampu hidup di segala situasi; entah itu lingkungan yang kotor atau bersih, lembab atau kering. Apa yang membuatnya tetap ada sampai hari ini? Kekuatan beradaptasi terhadap perubahan.
Monday, April 10, 2017
NeuroMarketing: Rahasia Cara Otak Mensukseskan Penjualan
Buat para profesional yang bekerja menjadi seorang tenaga penjual; entah yang sifatnya direct selling, soft selling, consultative selling, business development; atau apapun sebutannya; tujuan seorang tenaga penjual sesungguhnya hanya satu hal. Menjual produk. Sebagus apapun seorang tenaga penjual dalam berkomunikasi atau sekeren apapun strategi penjualan yang dibuat, bila ternyata ia tidak mampu menutup penjualan sesuai target yang ditetapkan, maka ia belum benar - benar menjadi seorang tenaga penjual.
Aktivasi Kerja Otak dalam Membeli Produk.
Aktivasi Kerja Otak dalam Membeli Produk.
Wednesday, April 5, 2017
Kok dibuang?
Dua hari yang lalu saya mengunjungi salah satu coffee shop terkenal di Jakarta; tidak hanya melalui produknya yang disukai oleh para pelanggannya tetapi juga pelayanannya yang kata orang mumpuni. Sayapun berada dalam antrean dan ketika tiba giliran, saya menyerahkan tumbler saya (dengan isi flavor yang saya bawa sendiri dari rumah). Dan sambil memesan, saya mengatakan dengan sangat jelas, "saya pesan americano dan isi yang ada didalam tumbler tidak perlu dibuang ya.'" Lalu selama ia mencatat pesanan saya di mesin kasir, saya menemukan inkonsistensi harga produk breakfast antara yang didepan counter makanan dengan yang tercantum di meja kasir. Sayapun (yang refleks memperhatikan hal - hal kecil karena terbiasa menghadapi customer, jadilah saya memberitahunya). Ia mengucapkan terima kasih. For sure, yang saya senangi berbelanja disini adalah standar para front liners nya yang ramah.
Sambil menunggu kembalian, saya kaget dengan apa yang terjadi dihadapan saya. "Kok flavornya dibuang? Kan saya sudah kasih tau tadi?" Respon refleks saya yang berlanjut dengan kekecewaan saya. Yang bersangkutan meminta maaf. Yes, saya maafkan hanya keinginan saya meminum kopi dengan flavor racikan saya tidak terjadi. Kecewa? Sangat.
Monday, April 3, 2017
Saya Tidak Bisa
Dalam sebuah aktivitas coaching sekitar satu minggu lalu dengan beberapa jabatan eksekutif pada sebuah perusahaan, saya bertemu dengan salah seorang petinggi yang menduduki posisi sangat penting di perusahaan tersebut. Dan kali ini tujuan dari coaching adalah untuk memberikan pembekalan kepada beberapa posisi puncak untuk persiapan rotasi pada fungsi barunya.
Dalam kegiatan coaching tersebut, sang petinggi tersebut menolak untuk menjalankan fungsi barunya, yaitu dari fungsi sales ke fungsi operational produksi. "Saya tidak punya pengalaman di bidang tersebut. Saya tidak bisa. Itu bukan saya banget." Kata sang petinggi itu.
Saya tidak bisa.
Monday, March 27, 2017
Seni Kelalaian
Siapa yang pernah atau sering lalai? Yes, saya juga. Tidak hanya pernah, malahan mungkin sering. Saking seringnya, kelalaian tidak lagi dianggap menjadi suatu hal yang salah (atau tidak juga? ;-) ).
Sunday, March 26, 2017
Rahasia Mencapai Target Penjualan
Apakah Anda sebagai pemimpin sebuah perusahaan, tenaga penjual, ataupun mengelola bisnis Anda sendiri, pencapaian sebuah target penjualan merupakan kriteria dan proyeksi bagaimana bisnis Anda bertumbuh dengan baik.
Wednesday, March 1, 2017
Memutuskan = Mengambil Resiko
Salah satu yang banyak dihindari orang adalah mengambil sebuah keputusan, terutama ketika sebuah keputusan tersebut menyangkut orang banyak, membuat diri kita merasa tidak nyaman (termasuk mengorbankan kepentingan pribadi) dan ketika keputusan itu menghasilkan konsekuensi - konsekuensi yang tidak diharapkan.Friday, February 17, 2017
Strengthen Your Muscle of Excellent
Membangun dan mempertahankan sebuah kesuksesan kehidupan; entah karir, keuangan, keluarga, hubungan, spiritual dan sebagainya sama seperti membentuk otot di tubuh Anda dan mempertahankannya.
Wednesday, February 1, 2017
Friday, January 27, 2017
The Power of Habits
Masing - masing kita pasti mempunyai kebiasan. Coba saja sebutkan apa yang menjadi kebiasaanmu ketika bangun di pagi hari, saat bekerja, ketika berkumpul dengan teman - teman atau mungkin saat sendirian.
Kebiasaan dibentuk melalui pengulangan Perilaku
Apa kebiasaan Anda setiap hari? Bagi banyak profesional muda, salah satu kebiasaan di pagi hari adalah meminum kopi. Kalau tidak minum kopi, rasanya belum siap kerja. Atau mungkin salah satu kebiasaan pagi sebelum beraktivitas lain adalah berolahraga supaya bada terasa lebih fit.
Kebiasaan dibentuk melalui pengulangan Perilaku
Apa kebiasaan Anda setiap hari? Bagi banyak profesional muda, salah satu kebiasaan di pagi hari adalah meminum kopi. Kalau tidak minum kopi, rasanya belum siap kerja. Atau mungkin salah satu kebiasaan pagi sebelum beraktivitas lain adalah berolahraga supaya bada terasa lebih fit.
Monday, January 9, 2017
Pertumbuhan
Beberapa jam yang lalu saya baru saja bertemu dengan beberapa teman dalam rangka persiapan kegiatan pelatihan di luar kota. Nah, salah satu teman saya ini adalah pemilik dari perusahaan tempat saya dan seorang teman saya yang lain akan memberikan pelatihan. Yang menarik perhatian saya dari seluruh diskusi kami adalah bagaimana teman saya tersebut tidak mementingkan pencapaian target perusahaan kepada karyawannya, namun lebih menekankan pertumbuhan. Alasannya sederhana, "kalau saya menetapkan target, karyawan saya akan stress. Mungkin mereka akan mencapai target yang saya tetapkan, namun kemungkinan besar tidak bertumbuh." Setelah saya pikirkan, pendapatnya menurut saya ada benarnya.
Apakah saya bertumbuh?
Apakah saya bertumbuh?
Thursday, January 5, 2017
Do You Really Work Today?
Pas tahun 2017 baru lewat beberapa hari, maka saya iseng mengajukan pertanyaan di atas. Do you really work today? Apakah kamu bekerja dengan sungguh - sungguh hari ini?
Saya yakin sahabat mungkin pernah atau bahkan sering mendengar pertanyaan tersebut; entah dari atasan anda, rekan kerja, mungkin juga pasangan anda (siapa tau 😉).
Nah kalau ditanya seperti itu, silahkan jawab jujur di dalam hati apakah saya sudah bekerja sungguh - sungguh atau hanya sekedar melakukan tanggung jawab saja ketika bekerja. Mungkin sahabat ada yang berkomentar, "saya kerja keras loh.
Saya yakin sahabat mungkin pernah atau bahkan sering mendengar pertanyaan tersebut; entah dari atasan anda, rekan kerja, mungkin juga pasangan anda (siapa tau 😉).
Nah kalau ditanya seperti itu, silahkan jawab jujur di dalam hati apakah saya sudah bekerja sungguh - sungguh atau hanya sekedar melakukan tanggung jawab saja ketika bekerja. Mungkin sahabat ada yang berkomentar, "saya kerja keras loh.
Wednesday, January 4, 2017
Kualitas Pribadi Dalam Krisis
“Saya tidak gagal. Saya hanya menemukan 10.000 solusi yang tidak berhasil.”
(Thomas Edison)
Banyak dari kita pernah menghadapi krisis; entah krisis keuangan, bisnis, hubungan, keluarga, karir dan sebagainya. Krisis yang kemudian mempengaruhi kita dalam mengambil keputusan, bersikap dan berperilaku. Bayangkan bila Anda seorang Edison yang gagal ribuan kali untuk percobaan lampunya. Apakah Anda memiliki kemampuan untuk mengatasi krisis? Atau Anda akan membiarkan kegagalan mempengaruhi Anda dalam melihat kesuksesan?Tuesday, January 3, 2017
Money Can't Talk. Your Habits Talk
Pernah mendengar istilah 'money talks'? Saya yakin kamu pernah. Uang mampu membeli kebahagiaan. Uang mampu mewujudkan keinginan. Itu sebabnya banyak orang berlomba - lomba bekerja keras, berupaya mencapai tingkat atau status tertentu untuk memperoleh uang sebanyak yang mereka mampu. Coba dengar percakapan orangtua dengan anaknya, "kenapa papa/mama bekerja?" Maka jawaban yang umum dilontarkan adalah mencari uang (begitu bukan? 😊). Dan realita di lapangan, semakin kita memiliki uang, semakin kita mengingin sesuatu untuk kita miliki.
Manusiawi? Well, kenyataannya seperti itu. Kita tanpa sadar berupaya memanjakan diri kita atas usaha yang telah kita lakukan (bahkan ketika kita belum mendapat bayaran atas hasil jerih payah kita!). Coba ingat - ingat, apa yang kita lakukan ketika mendapatkan kenaikan gaji, promosi, bonus, keuntungan atas penjualan dan lainnya? Kita cenderung berencana merenovasi rumah dengan dekorasi terbaru, mengganti perabotan, membeli mobil baru, jalan - jalan keluar negeri dan lain sebagainya.
Monday, January 2, 2017
Tahun Baru. Resolusi Baru. Kebiasaan baru?
Selamat memasuki tahun yang baru sahabat!
Ketika kita menutup tahun yang lama dan memasuki tahun yang baru, biasanya kita melakukan evaluasi atas 12 bulan yang sudah berlalu dan mulai membuat resolusi yang baru lagi. Sebutkan saja resolusi sahabat. Ada yang menuliskan resolusinya, ada juga yang ngotot cukup diingat di dalam sistem memori (yang sesungguhnya kita mudah lupa apalagi bila tidak terbiasa dengan sistem foldering otak secara sistematis 😁). Apa alasan kita membuat resolusi di akhir tahun? Banyak kita, tentu saja ingin sebuah kehidupan yang lebih baik: keuangan yang lebih baik, fisik yang lebih sehat, hubungan yang lebih menyenangkan, atau mungkin karir yang lebih bagus lagi.
Ketika kita menutup tahun yang lama dan memasuki tahun yang baru, biasanya kita melakukan evaluasi atas 12 bulan yang sudah berlalu dan mulai membuat resolusi yang baru lagi. Sebutkan saja resolusi sahabat. Ada yang menuliskan resolusinya, ada juga yang ngotot cukup diingat di dalam sistem memori (yang sesungguhnya kita mudah lupa apalagi bila tidak terbiasa dengan sistem foldering otak secara sistematis 😁). Apa alasan kita membuat resolusi di akhir tahun? Banyak kita, tentu saja ingin sebuah kehidupan yang lebih baik: keuangan yang lebih baik, fisik yang lebih sehat, hubungan yang lebih menyenangkan, atau mungkin karir yang lebih bagus lagi.
Subscribe to:
Posts (Atom)












